Kalkulator Tanggal Jatuh Tempo
Hitung tanggal jatuh tempo kehamilan Anda berdasarkan periode menstruasi terakhir atau tanggal pembuahan.
Hitung Tanggal Jatuh Tempo
Masukkan informasi Anda untuk menghitung tanggal jatuh tempo dan garis waktu kehamilan dengan analisis dan grafik terperinci.
Dua Tanggal
-
-
Dua Tanggal
-
Tanggal Konsepsi
-
Periode Menstruasi Terakhir
-
Minggu Hamil
0
Hari Hamil
0
Trimester
-
Kemajuan
0%
Kemajuan Kehamilan
Trimester Saat Ini
Garis Waktu Kehamilan
Sisa Waktu
Sisa Waktu
0
Minggu Tersisa
0
Hari Tersisa
Tonggak Sejarah Kehamilan
Panduan Pengguna Lengkap
Apa itu Tanggal Jatuh Tempo?
Tanggal jatuh tempo (disebut juga tanggal perkiraan melahirkan atau EDD) adalah perkiraan tanggal kapan seorang wanita hamil kemungkinan besar akan melahirkan. Dihitung 40 minggu (280 hari) dari hari pertama haid terakhir (LMP).
Tanggal jatuh tempo adalah perkiraan, bukan tanggal pasti. Hanya sekitar 5% bayi yang lahir tepat pada tanggal perkiraan lahirnya, dan sebagian besar bayi lahir dalam waktu dua minggu sebelum atau setelah tanggal perkiraan lahir.
Bagaimana Tanggal Jatuh Tempo Dihitung
Aturan Naegele (Dari LMP)
Cara yang paling umum: Tambahkan 1 tahun, kurangi 3 bulan, dan tambahkan 7 hari pada hari pertama menstruasi terakhir Anda. Sederhana: Tambahkan 280 hari (40 minggu) ke LMP.
Rumus: Tanggal Jatuh Tempo = LMP + 280 hari
Sejak Tanggal Konsepsi
Jika Anda mengetahui tanggal pembuahan, tambahkan 266 hari (38 minggu) untuk menghitung tanggal jatuh tempo. Ini merupakan periode 2 minggu antara LMP dan pembuahan.
Rumus: Tanggal Jatuh Tempo = Tanggal Konsepsi + 266 hari
Cara Menggunakan Kalkulator Ini
- Pilih metode perhitungan Anda: Dari Periode Menstruasi Terakhir atau Dari Tanggal Konsepsi
- Jika menggunakan metode LMP, masukkan hari pertama haid terakhir dan lama siklus Anda (default: 28 hari)
- Jika menggunakan metode tanggal pembuahan, masukkan perkiraan tanggal pembuahan
- Klik 'Hitung' untuk melihat hasilnya
- Tinjau tanggal jatuh tempo Anda, garis waktu kehamilan, informasi trimester, dan pencapaian Anda
- Gunakan grafik untuk memvisualisasikan kemajuan kehamilan Anda
Memahami Hasil Anda
Dua Tanggal
Perkiraan tanggal kelahiran bayi Anda. Ini dihitung sebagai 280 hari (40 minggu) dari periode menstruasi terakhir Anda atau 266 hari sejak pembuahan.
Tanggal Konsepsi
Perkiraan tanggal kemungkinan terjadinya konsepsi. Biasanya ini terjadi 14 hari setelah hari pertama haid terakhir Anda (atau cycle_length - 14 hari untuk siklus variabel).
Periode Menstruasi Terakhir (LMP)
Hari pertama haid terakhir Anda. Ini adalah titik awal standar untuk menghitung minggu kehamilan dan tanggal jatuh tempo.
Minggu dan Hari Hamil
Jumlah minggu dan hari sejak periode menstruasi terakhir Anda. Kehamilan dihitung dari LMP, bukan dari konsepsi.
Trimester
Trimester Anda saat ini: Pertama (minggu 1-13), Kedua (minggu 14-27), atau Ketiga (minggu 28-40).
Persentase Kemajuan
Persentase kehamilan Anda yang diselesaikan berdasarkan jangka waktu 40 minggu penuh (280 hari).
Tonggak Sejarah Kehamilan
Akhir Trimester Pertama (13 minggu)
Akhir trimester pertama. Perkembangan organ utama telah selesai dan risiko keguguran menurun secara signifikan.
Pekan Viabilitas (24 minggu)
Titik di mana bayi mempunyai peluang untuk bertahan hidup di luar rahim dengan intervensi medis.
Akhir Trimester Kedua (27 minggu)
Akhir trimester kedua. Pergerakan bayi sudah kuat dan sebagian besar perkembangannya telah selesai.
Jangka Penuh (37 minggu)
Bayi dianggap cukup bulan dan siap untuk dilahirkan. Paru-paru dan organ lainnya sudah matang.
Akurasi Tanggal Jatuh Tempo
Tanggal jatuh tempo adalah perkiraan, bukan tanggal pasti. Beberapa faktor dapat mempengaruhi keakuratan:
- Siklus menstruasi yang tidak teratur
- Ketidakpastian mengenai tanggal pasti LMP
- Variasi lama kehamilan (kisaran normal : 37-42 minggu)
- Perbedaan individu dalam perkembangan janin
Penyedia layanan kesehatan sering menggunakan pengukuran USG untuk menentukan tanggal jatuh tempo, terutama pada awal kehamilan.
Catatan Penting
- Tanggal jatuh tempo adalah perkiraan. Hanya sekitar 5% bayi yang lahir tepat pada tanggal perkiraan lahirnya. Kebanyakan bayi lahir dalam waktu dua minggu sebelum atau setelah tanggal jatuh tempo.
- Kehamilan dihitung dari hari pertama haid terakhir (LMP), bukan sejak pembuahan. Inilah sebabnya mengapa kehamilan dikatakan berlangsung selama 40 minggu meskipun pembuahan terjadi sekitar 2 minggu setelah LMP.
- Jika siklus Anda lebih panjang atau lebih pendek dari 28 hari, sesuaikan panjang siklus di kalkulator untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.
- Kalkulator ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Selalu berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan untuk menentukan tanggal kehamilan yang akurat, terutama untuk keputusan medis dan perawatan prenatal.