Kalkulator Listrik
Hitung daya, tegangan, arus, hambatan, energi, dan biaya menggunakan hukum Ohm dan rumus kelistrikan. Mendukung berbagai metode penghitungan dengan solusi dan visualisasi langkah demi langkah.
Menghitung
Panduan Pengguna Lengkap
Apa itu Kalkulator Listrik?
Kalkulator Listrik adalah alat komprehensif untuk menghitung parameter listrik menggunakan hukum Ohm dan rumus daya. Itu dapat menghitung daya, tegangan, arus, hambatan, konsumsi energi, dan biaya listrik. Kalkulator ini penting bagi insinyur kelistrikan, pelajar, teknisi listrik, dan siapa pun yang bekerja dengan sirkuit kelistrikan.
Cara Menggunakan Kalkulator Ini
- Pilih jenis perhitungan dari dropdown (Daya, Tegangan, Arus, Resistansi, Energi, atau Biaya).
- Pilih metode penghitungan berdasarkan nilai yang Anda miliki.
- Masukkan nilai yang diperlukan di kolom input. Semua nilai harus berupa angka positif.
- Pilih unit yang sesuai untuk masukan Anda dan unit hasil yang diinginkan.
- Klik 'Hitung' untuk melihat hasilnya dengan solusi dan visualisasi langkah demi langkah yang mendetail.
Jenis Perhitungan
Hitung Kekuatan
Menghitung daya listrik dari tegangan dan arus (P = V×I), tegangan dan hambatan (P = V²/R), atau arus dan hambatan (P = I²×R).
Hitung Tegangan
Hitung tegangan dari daya dan arus (V = P / I), arus dan hambatan (V = I × R), atau daya dan hambatan (V = √(P × R)).
Hitung Saat Ini
Hitung arus dari daya dan tegangan (I = P / V), tegangan dan hambatan (I = V / R), atau daya dan hambatan (I = √(P / R)).
Hitung Resistensi
Hitung hambatan dari tegangan dan arus (R = V / I), tegangan dan daya (R = V² / P), atau daya dan arus (R = P / I²).
Hitung Energi
Hitung konsumsi energi dari daya dan waktu menggunakan rumus E = P × t. Mendukung berbagai satuan waktu (detik, menit, jam, hari).
Hitung Biaya
Hitung biaya listrik dari konsumsi energi dan tarif per kWh menggunakan rumus Biaya = Energi × Tarif.
Rumus Hukum dan Daya Ohm
Hukum Ohm:
V = I × R
Di mana:
- V = Voltase (volt)
- I = Saat ini (Ampere)
- R = Perlawanan (Ohm)
Rumus Kekuatan:
- P = V × I (Daya dari tegangan dan arus)
- P = V² / R (Daya dari tegangan dan hambatan)
- P = I² × R (Daya dari arus dan hambatan)
- E = P × t (Energi dari kekuatan dan waktu)
Hukum Ohm merupakan prinsip dasar dalam teknik elektro yang menggambarkan hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan dalam suatu rangkaian listrik. Rumus daya memungkinkan Anda menghitung konsumsi daya listrik dengan berbagai cara bergantung pada parameter yang diketahui.
Unit yang Didukung
Unit Daya
- W (Watt)
- kW (Kilowatt)
- MW (Megawatt)
- hp (Daya kuda)
- BTU/h (BTU per jam)
Satuan Tegangan
- V (volt)
- kV (Kilovolt)
- mV (Milivolt)
Unit Saat Ini
- A (Ampere)
- mA (Miliampere)
- kA (Kiloampere)
Unit Perlawanan
- Ω (Ohm)
- kΩ (kiloohm)
- MΩ (Megaohm)
Catatan Penting
- Semua nilai masukan harus berupa angka positif (bukan negatif).
- Resistansi harus lebih besar dari nol untuk perhitungan yang melibatkan pembagian dengan resistansi.
- Arus dan tegangan harus lebih besar dari nol bila digunakan sebagai pembagi dalam perhitungan.
- Kalkulator secara otomatis menangani konversi satuan antara sistem pengukuran yang berbeda.
- Untuk perhitungan energi, waktu dapat dimasukkan dalam hitungan detik, menit, jam, atau hari.
- Untuk penghitungan biaya, masukkan tarif listrik per kWh dalam mata uang lokal Anda.
- Hasilnya ditampilkan dengan solusi langkah demi langkah yang menunjukkan proses perhitungan.
- Grafik visual membantu memahami hubungan antara parameter listrik yang berbeda.
Aplikasi Umum
- Desain dan analisis sirkuit untuk insinyur listrik
- Menghitung konsumsi daya untuk peralatan rumah tangga
- Memperkirakan biaya listrik untuk penganggaran
- Tujuan pendidikan bagi siswa yang mempelajari prinsip kelistrikan
- Mengatasi masalah rangkaian listrik
- Memilih pengukur kawat dan pemutus arus yang sesuai
- Merancang sistem tenaga surya dan bank baterai