Kalkulator Molaritas

Molaritas, mol, massa, dan volume semuanya dihubungkan dengan rantai rumus pendek yang sama — alat ini memecahkan rumus mana pun yang Anda lewatkan, dan menangani pengenceran larutan stok dengan M1V1 = M2V2 di kedua arah.

Mulailah menghitung

For personal planning and general reference — verify important results when needed.

Menghitung

Pilih jenis perhitungan, masukkan nilai Anda, dan klik Hitung Sekarang untuk mendapatkan hasil instan dengan solusi langkah demi langkah.

Molaritas apa yang sebenarnya penting

Molarity (M) is moles of solute per litre of total solution — not per litre of solvent added. That distinction matters: when you dissolve something in water, the solute itself takes up some volume, so "1 mole in 1 litre of water" and "1 mole made up to 1 litre total" are two different concentrations. Every proper molarity calculation, and every volumetric flask marked to a fill line, is built around the second definition.

From molecular weight to a finished solution

Mempersiapkan larutan dengan molaritas yang diketahui terdiri dari tiga rumus yang terhubung:

Moles (n) = Molarity (M) × Volume (L)

Massa (g) = Mol (n) × Berat Molekul (g/mol)

Contoh yang berhasil: untuk membuat 0,5 L larutan natrium klorida (NaCl) 1 M, tentukan dulu mol yang dibutuhkan: 1 mol/L × 0,5 L = 0,5 mol. NaCl mempunyai berat molekul sekitar 58,44 g/mol, sehingga massa yang dibutuhkan adalah 0,5 mol × 58,44 g/mol = 29,22 g.

In practice: weigh out 29.22 g of NaCl, dissolve it in somewhat less than 500 mL of water, then add water up to the 500 mL mark in a volumetric flask — not the other way around, since dissolving the solid changes the total volume slightly.

If you don't already know a compound's molecular weight, the Kalkulator Berat Molekul mengerjakannya dari rumus kimia.

Diluting a stock solution: M1V1 = M2V2

Diluting doesn't change how many moles of solute are present — it only spreads the same moles across more volume, which is exactly what M1V1 = M2V2 captures: initial molarity times initial volume equals final molarity times final volume.

Contoh yang berhasil: Anda mempunyai larutan stok 2 M dan memerlukan 500 mL larutan kerja 0,5 M. Menyusun ulang yang belum diketahui: V1 = (M2 × V2) Mbps M1 = (0,5 × 500) 2 = 125 mL. Takar 125 mL larutan stok, lalu tambahkan pelarut hingga total mencapai 500 mL — artinya ditambahkan 375 mL pelarut.

The units for both volumes need to match on either side of the equation, and it's the total final volume that matters, not just how much solvent gets added — a detail that trips people up if they add the full "missing" volume of solvent to a solution that already has some volume from the stock solution itself.

Ketika molaritas bukan satuan yang tepat

Karena molaritas ditentukan per liter larutan, secara teknis molaritasnya sedikit bergeser seiring dengan suhu — cairan sedikit memuai seiring pemanasan, sehingga jumlah mol yang sama menempati lebih banyak volume, sehingga menurunkan molaritas. Untuk sebagian besar pekerjaan laboratorium pada suhu kamar, hal ini dapat diabaikan, tetapi untuk kimia fisika presisi, molalitas (mol per kilogram pelarut, tidak terpengaruh oleh suhu) adalah pilihan yang lebih stabil. Di luar laboratorium, konsentrasi sehari-hari sering kali dinyatakan sebagai persentase sederhana berdasarkan berat atau volume, sehingga mengabaikan mol seluruhnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu molaritas?

Molaritas (M) adalah mol zat terlarut per liter larutan — bukan per liter pelarut. Ini adalah satuan konsentrasi yang paling umum di laboratorium kimia umum.

Bagaimana cara menyiapkan larutan yang molaritasnya diketahui?

Hitung mol yang dibutuhkan (M × volume dalam liter), timbang gram tersebut menggunakan massa molar, larutkan dalam jumlah kurang dari volume akhir, lalu encerkan hingga tanda batas dalam labu takar.

Apakah suhu mempengaruhi molaritas?

Ya. Volumenya memuai ketika dipanaskan, sehingga molaritas yang sama dalam volume yang lebih besar akan menurunkan molaritasnya. Molalitas (mol per kg pelarut) menghindari masalah tersebut untuk pekerjaan presisi.

Bagaimana cara mengencerkan larutan stok?

Gunakan M1V1 = M2V2: molaritas awal dikali volume awal sama dengan molaritas akhir dikali volume akhir. Satuan volume harus cocok di kedua sisi.

Bagaimana cara menggunakan kalkulator molaritas ini?

Masukkan dua molaritas, volume, dan massa (atau mol), ditambah rumus zat terlarut jika perlu, lalu klik Hitung. Alat ini memecahkan nilai yang hilang.

Apa perbedaan molaritas dengan molalitas dan persen konsentrasi?

Molaritas (mol/L larutan) adalah satuan laboratorium yang paling umum tetapi sedikit berubah seiring suhu karena volume mengembang saat dipanaskan. Molalitas (mol/kg pelarut) tidak berubah terhadap suhu, oleh karena itu molalitas lebih disukai untuk pekerjaan fisika kimia yang presisi. Konsentrasi persen (berdasarkan berat atau volume) sepenuhnya menghindari tahi lalat dan umum terjadi pada pelabelan produk industri dan konsumen.

More utility calculators