Kalkulator Urutan Angka

Identifikasi pola barisan, hasilkan suku berikutnya, dan hitung suku ke-n untuk barisan aritmatika, geometri, Fibonacci, dan lainnya.

Untuk bantuan pembelajaran dan pekerjaan rumah — verifikasi perhitungan penting secara mandiri.

Ditinjau oleh Dewan Editorial Matematika KalkulatorDrive · Terakhir diperbarui

Kalkulator

Masukkan setidaknya 2 nomor dari urutan

Berapa banyak suku berikutnya yang akan dihasilkan (1-20)

Masukkan posisi untuk menghitung jangka waktu tertentu

Masukkan urutan angka untuk mengidentifikasi pola, menghasilkan suku berikutnya, dan menghitung suku tertentu.

The short answer

Barisan aritmatika menambahkan jumlah konstan setiap langkah (2, 5, 8, 11... menambahkan 3 setiap kali); barisan geometri dikalikan dengan perbandingan konstan (3, 6, 12, 24... berlipat ganda setiap kali). Setelah Anda mengetahui jenis suatu barisan dan nilai awalnya, rumus akan memberi Anda suku apa pun — suku ke-100, ke-1000 — tanpa mencantumkan semua yang ada di antaranya.

Poin-poin penting

  • Barisan aritmatika memiliki selisih yang konstan antara suku-suku yang berurutan; barisan geometri mempunyai perbandingan tetap.
  • Rumus suku ke-n memungkinkan Anda melompat langsung ke posisi mana pun — aₙ = a₁ + (n−1)d untuk aritmatika, aₙ = a₁ × r^(n−1) untuk geometri — tanpa menghasilkan setiap suku terlebih dahulu.
  • Tidak semua barisan bersifat aritmatika atau geometri — barisan gaya Fibonacci membangun setiap suku dari suku sebelumnya, bukan menggunakan selisih atau rasio yang konstan.
  • Rumus penjumlahan tersedia untuk kedua jenis barisan, sehingga Anda dapat menjumlahkan n suku pertama tanpa menjumlahkannya satu per satu.

Mengenali jenis pola

Pola Tes Contoh
HitungPerbedaan berturut-turut adalah konstan2, 5, 8, 11 (d=3)
GeometrisRasio berturut-turut adalah konstan3, 6, 12, 24 (r=2)
Gaya FibonacciSetiap suku = jumlah suku sebelumnya1, 1, 2, 3, 5, 8

Rumus suku ke-n dan jumlah

Jenis istilah ke-n Jumlah n suku pertama
Hitungaₙ = a₁ + (n−1)dSₙ = n/2 × (a₁+aₙ)
Geometrisaₙ = a₁ × r^(n−1)Sₙ = a₁(rⁿ−1)/(r−1)

Contoh yang berhasil: jumlah barisan aritmatika

Tentukan jumlah 10 suku pertama dari 2, 5, 8, 11... (a₁ = 2, d = 3).

a₁₀ = 2 + (10−1) × 3 = 29

S₁₀ = 10/2 × (2 + 29) = 5 × 31 = 155

Rumus penjumlahan hanya membutuhkan suku pertama, suku terakhir, dan hitungan — tidak perlu menjumlahkan 10 angka secara manual untuk memeriksa totalnya.

Kesalahan umum yang harus dihindari

  • Dengan asumsi suatu pola adalah aritmatika setelah memeriksa hanya satu pasang suku — konfirmasikan setiap perbedaan berturut-turut yang cocok sebelum menyimpulkan.
  • Menggunakan rumus jumlah aritmatika pada barisan geometri, atau sebaliknya — kedua rumus tersebut tidak dapat dipertukarkan.
  • Melupakan rumus penjumlahan geometri akan rusak jika r = 1 — setiap sukunya identik, jadi jumlahnya hanyalah n × a₁, bukan pembagian dengan nol.
  • Memperlakukan barisan rekursif seperti Fibonacci seolah-olah ia memiliki rumus suku ke-n bentuk tertutup yang sederhana - hal ini tidak akan terjadi, tanpa identitas yang lebih maju.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu barisan bilangan?

Urutan adalah daftar angka yang diurutkan mengikuti suatu pola. Setiap suku mempunyai posisi n, dan suatu aturan memetakan n ke nilai suku tersebut.

Apa perbedaan barisan aritmatika dan geometri?

Barisan aritmatika menambahkan selisih konstan setiap langkah: 2, 5, 8, 11 (d = 3). Barisan geometri dikalikan dengan perbandingan konstan: 3, 6, 12, 24 (r = 2).

Apa rumus suku ke-n?

Untuk aritmatika: aₙ = a₁ + (n−1)d. Untuk geometri: aₙ = a₁ × r^(n−1). Ini memungkinkan Anda menemukan istilah apa pun tanpa mencantumkan semua istilah sebelumnya.

Apa barisan terkenal seperti Fibonacci?

Fibonacci dimulai dengan 1, 1, 2, 3, 5, 8 — setiap suku merupakan jumlah dari dua suku sebelumnya. Ini memodelkan pola pertumbuhan di alam dan algoritma komputer.

Bagaimana cara menggunakan kalkulator urutan angka ini?

Masukkan istilah atau parameter aturan yang diketahui, pilih jenis urutan, dan klik Hitung untuk melihat istilah berikutnya, istilah ke-n, dan deskripsi pola.

Bagaimana cara mencari jumlah barisan aritmatika?

Gunakan Sₙ = n/2 × (a₁ + aₙ), dengan a₁ adalah suku pertama dan aₙ adalah suku ke-n. Untuk 10 suku pertama dari 2, 5, 8, 11... (a₁ = 2, d = 3), suku ke-10 adalah 29, jadi jumlahnya adalah 10/2 × (2 + 29) = 155.

More math calculators