The short answer
Heksadesimal (basis 16) menggunakan angka 0-9 dan huruf A-F, di mana setiap posisi mewakili pangkat 16. FF dalam heksa sama dengan 15×16 + 15 = 255 dalam desimal — nilai terbesar yang dapat ditampung oleh satu byte. Pemrogram menggunakan hex karena memetakan dengan rapi ke biner: satu digit hex selalu sama dengan 4 bit, jadi dua digit hex mewakili satu byte penuh.
Poin-poin penting
- Dua digit hex sama dengan satu byte (8 bit) — nilai dari 00 hingga FF (0 hingga 255) — itulah sebabnya alamat memori, nilai byte, dan kode warna hampir selalu ditampilkan dalam hex.
- Mengonversi hex ke biner bersifat mekanis: ganti setiap digit hex dengan biner 4-bit yang setara dan gabungkan keduanya.
- Aritmatika hex mengikuti logika pembawaan dan peminjaman yang sama seperti aritmatika desimal, hanya dengan basis 16, bukan 10.
- Warna web (#RRGGBB) mengemas tiga nilai byte — merah, hijau, biru — menjadi enam digit hex, dua digit per saluran warna.
Nilai digit hex (0-F)
| Heksa | Desimal | Heksa | Desimal |
|---|---|---|---|
| A | 10 | D | 13 |
| B | 11 | E | 14 |
| C | 12 | F | 15 |
Mengubah desimal menjadi heksa
202 16 = 12 sisa 10 → A
12 16 = 0 sisa 12 → C
Baca sisanya dari bawah ke atas: CA
Jadi desimal 202 sama dengan hex CA. Memeriksa secara terbalik: C×16 + A = 12×16 + 10 = 192 + 10 = 202 — mengonfirmasi konversi.
Contoh yang berhasil: penambahan hex
3A+1F
A (10) + F (15) = 25 = 1×16 + 9 → tulis 9, bawa 1
3 + 1 + bawa 1 = 5
Hasil: 59
Memeriksa dalam desimal: 3A = 58, 1F = 31, dan 58 + 31 = 89, yaitu 5×16 + 9 = 0x59 — sama persis dengan aritmatika hex. Satu-satunya perbedaan nyata dari penjumlahan desimal adalah bahwa carry terjadi setelah kolom mencapai 16, bukan 10.
Kesalahan umum yang harus dihindari
- Melakukan 10 karena kebiasaan, bukan 16 — kolom hex dijalankan setelah nilainya mencapai 16, bukan 10 seperti desimal.
- Dengan asumsi satu digit hex adalah satu bit — selalu mewakili 4 bit, karena 16 = 2⁴.
- Menghilangkan angka nol di depan pada byte atau saluran warna dengan lebar tetap — 0x0A dan 0xA adalah nilai yang sama, tetapi tampilan byte dua digit mengharapkan 0A, bukan A.
- Mencampur huruf besar-kecil secara tidak konsisten — hex tidak peka huruf besar-kecil (a = A = 10), tetapi tetap menggunakan satu huruf besar-kecil akan menghindari kebingungan visual dalam nilai yang lebih panjang.
Kalkulator terkait
- Kalkulator Biner — bekerja langsung di basis-2 bersama dengan konversi hex.
- Kalkulator Angka Besar — menangani nilai yang melampaui rentang aritmatika hex standar.
- Kalkulator Eksponen — periksa pangkat 16 di belakang nilai tempat setiap digit hex.
- Kalkulator Dasar — menangani aritmatika desimal sehari-hari di luar basis tertentu.